Tuesday, January 17, 2017

Bubur ZERA, Bubur ayam enak di Taman Krakatau

"Bubur Zera itu enak lho", ujar teman saya pagi itu.
Rencananya kami ingin pergi sarapan bersama sambil hosip sana sini, dan request saya pengennya makan bubur ayam. Tapi ternyata bubur ayam yang awalnya jadi tujuan kami itu tutup, sehingga pilihan terakhir makan di bubur ayam cirebon tepat di samping sekolahnya Navaro, tempat saya dan keluarga biasa makan.

ZERA itu sebenarnya nama butik pakaian, yang dalam proses bisnisnya melebarkan usaha mereka ke bidang kuliner. Hampir setiap hari saya melewati bubur ZERA yang memang lokasinya berada di gerbang komplek perumahan tempat saya tinggal, Taman Krakatau.

Berkali kali melewati kedai bubur ZERA itu tapi sama sekali tidak tertarik untuk mencoba.
"Ah.. gak akan seenak bubur cirebon langganan", pikir saya.

Tapi ucapan teman saya yang bilang bubur ZERA enak, terus terngiang di kepala saya. Penasaran, akhirnya saya mengajak Navaro untuk mencoba makan bubur disana.

Saat itu sepulang sekolah, saya ajak Navaro mampir. Buburnya memang buka dari pagi sampai malam, sehingga jam berapapun kita kesana akan tetap ada. Beda dengan bubur lain yang hanya buka di saat pagi dan sore hari.

taman krakatau serang

Bubur yang disajikan di mangkok itu plain, hanya bubur dan bawang goreng, bawang daun juga suwiran ayam. sisanya seperti kecap manis, kecap asin, kacang, kerupuk, sambal, disediakan terpisah di atas meja. Jadi semuanya disesuaikan dengan selera makan kita. Tapi nih ya.. rasa bubur plainnya saja sudah enak sih menurut saya. Tanpa tambah perasa lain seperti kecap manis dan asin, rasanya sudah gurih.

perumahan taman krakatau

Ohya di bubur ZERA juga ada semacam asinannya. Kalau kata abangnya, itu semacam kimchi kalau di korea. Rasanya memang agak sedikit asam gitu. Saya gak punya gambaran itu terbuat dari apa, belum sempet nanya juga sama abangnya ☺


Tak kenal maka tak sayang, peribahasa yang tepat menggambarkan apa penilaian saya terhadap bubur Zera ini. Sebelum mencoba, saya sama sekali tidak tertarik dan menganggap remeh. Tapi sekali mencoba, ternyata langsung jadi favorit. Bukan hanya favorit saya, tapi juga favorit navaro ☺

kuliner serang

xo-xo
post signature

Saturday, January 7, 2017

9 Tahun Pernikahan

Udah ngapain aja di 9 tahun pernikahan? hahaha

Selamat ulang tahun pernikahan ya papi. Apalah arti diriku tanpamu :(

Di Tahun ke 9 ini, saya semakin menyadari bahwa saya sangat membutuhkan beliau.
2 tahun terakhir ini, papi chepy sering sekali dinas luar kota. Terkadang pulang satu minggu sekali bahkan pernah 2 minggu baru pulang ke rumah. Semakin jauh, semakin saya merasakan bahwa saya amat sangat membutuhkan beliau. Gimana nggak.. kalau papi nggak ada, akan ada banyak pekerjaan yang terbengkalai.

1. Gak bisa ganti air galon kalau habis
2. Gak bisa ganti tabung gas kalau habis
3. Gak bisa ganti lampu kalau mati
4. Gak bisa pasang wallpaper stikcer sendiri
5. Gak bisa benerin genteng kalau hujan

Hahaha
Idih kasihan sekali yah papi. Masa alasannya cemen cemen semua gitu sih?

Yang pasti, semakin tahun saya semakin bersyukur karena Allah memberikan papi sebagai pendamping hidup. Nggak kebayang kalau orang lain.. Siapa yang akan tahan melihat istrinya memasang foto artis korea di background chat Whatsapp nya? ☺

Papi, kalau papi baca tulisan ini, mami mau bilang kalau mami merasa sangat beruntung mendapatkan papi. Kehidupan kita mungkin tidak berlimpah seperti keluarga lainnya. Tapi kita bahagia. Masih banyak kekurangan, tapi kita berdua akan terus berusaha menutup kekurangan itu bersama sama sehingga menjadi cukup bahkan lebih. Betul kan pih?  
Akan ada banyak cerita yang kita lalui ke depannya. Semoga keluarga kita selalu diberikan ridha Allah, selalu di lindungi, dan di berikan kebahagiaan yang tiada henti.  
Terimakasih atas kesabaran yang sudah papi berikan selama ini. Sabar membuat teh sendiri, sabar kalau di lemari ngga ada baju karena mami belum nyetrika, sabar karena mami suka malas beberes rumah, sabar untuk semuanya.  
Semoga di Tahun ke 9 ini Allah memberi kita amanah lagi, seorang adik untuk Navaro. *yang ini Aminnya kenceng banget*

Gak ada kue dan tiup lilin pih..

Tadi pagi papi tanya kok mami gak bikin kue? iyaa bikinnya nanti aja ya kalau mami sudah belanja. Soalnya stok bahan kue habis. hihihi

Happy Annyversary Papi.. I Love You ❤
Annyversary

xo-xo
post signature

Friday, January 6, 2017

Berenang di Tirtanada Serang

Masih suasana liburan, Navaro baru akan masuk sekolah minggu depan.
Libur tahun baru kemana nih teman teman? Saya mah gak kemana mana.. kasian yah ☺

Supaya gak terlalu diprotes Navaro karena libur gak kemana mana, jadi saya ajak dia buat berenang aja. Itu pun gak jauh jauh, hanya ke Tirta Nada, kolam renang yang lokasinya ada di Kampung Cibogo Barat, Kel. Nyapah, Walantaka - Serang Banten. (widih lengkapnya ☺). Kolam renang ini baru di resmikan tahun 2014 dan hanya butuh sekitar 1 jam dari rumah omanya Navaro di Pandeglang.

Ini pertamakalinya kami kesini lho. Saya aja baru tau kalau ada kolam renang ini di dekat rumah. Padahal sudah ada dua tahun kan? Memang dasar saya kudet sama info terbaru. Taunya apdet tentang artis korea aja. Payah ☺



Tempat parkirnya lumayan luas juga ternyata. Atau karena hari ini pengunjung sedikit jadi tempat terasa luas? Bisa jadi juga. Di Area ini juga ada tempat pemancingan. Jadi untuk teman teman yang hobi mancing, boleh juga nongkrong disini ☺


Kami kesana saat hari sudah sore, sekita pukul 3 jadi pengunjung sudah tidak begitu ramai. Hanya ada beberapa keluarga dan anak muda yang berenang. Warung warung juga banyak yang tutup dan hanya sekitar 3 warung saja yang buka.



Sebagai emak yang hobi jajan, saya sih rada kecewa. Soalnya gak bisa jajan. hahaha

Eym.. menurut saya kolam renangnya lumayan kalau untuk sekedar ajak anak happy happy. Hanya sayang pas saya kesana, airnya sedikit keruh untuk di kolam anak anak. Mungkin karena sudah sore ya.. mungkin paginya banyak anak anak datang jadi ya efeknya kolam jadi keruh. Kalau di kolam dewasa airnya lumayan jernih kok.

Nah untuk kebersihan sendiri, kamar bilasnya lumayan bersih. Tapi waktu pertamakali saya datang, saya memilih tempat duduk di depan kolam anak dan ternyata tempatnya agak sedikit bau sampah. Akhirnya kami pindah ke tempat lain yang berada sedikit di tengah. Alhamdulillah gak bau lagi.





Tiket masuknya hanya Rp. 12.000,- saja. Sangat terjangkau dan sesuai dengan fasilitas yang di dapat. Jadi kalau mau ajak anak anak renang, Tirtanada ini bisa jadi salah satu pilihan :)

jalan jalan ke serang

wisata banten

xo-xo
post signature

Sunday, January 1, 2017

Menjadi Langsing di 2017

Assalamu'alaikum

Tahun demi tahun sepertinya cepat sekali berganti. Baru kemarin rasanya saya menikmati liburan tahun baru di Tanjung Lesung, eh sekarang udah tahun baru lagi.

Bersyukur pada Allah atas semua pencapaian yang telah saya terima di tahun 2016. Tidak ada daya upaya selain pertolongan Allah.

Banyak hal baru terjadi pada saya di tahun ini. Mulai dari Navaro dirawat di rumah sakit untuk yang pertamakalinya, badan saya menggendut, bisnis baru yang responnya luar biasa baik, sampai hal hal lainnya yang sungguh membuat saya sadar bahwa rejeki Allah tidak ada habisnya.

Terus mau ngapain di 2017?

Yang pasti mau bertambah jadi lebih baik. Klise memang.. tapi itu pasti jadi harapan setiap orang. Awal tahun 2017 akan jadi moment berharga karena adik kecil saya akan menikah. Setelah itu saya juga ingin merenovasi rumah supaya Navaro bisa mulai tidur di kamar sendiri. Maklum sampai sekarang, kita masih tidur keruntelan bertiga di satu kamar.

Resolusi yang paling mendesak sebenarnya membuat jarum timbangan bergerak ke kiri. Duh ini sulitnya bukan main!

Sembilan tahun menikah, suami saya tidak pernah bilang saya gendut meski pas saat saya baru selesai melahirkan. Tapi beberapa hari lalu dia bilang dengan santai kalau badan saya 'SUBUR' lol ☺

Iya ini mungkin kata lain dari GENDUT. satu kata yang merubah status dari siaga menjadi darurat. Harus segera di atasi! pagi ini dia malah bilang sesuatu lagi dengan kata yang berbeda.. "BOHAY!" nah lho..

Terus aku kudu piye ini?
Barusan sih nyoba buat senam sambil liat youtube. Ealah baru 10 menit udah ngos ngosan kecapean terus berhenti dan nongkrongin laptop lagi. Duh.. gimana mau kurusnya kalau begini?

Harapan lain di 2017 selain melangsing adalah bisa nulis rutin sesuai jadual. Maunya sih seminggu 2 kali minimal. Dua tahun terakhir ini cerita ngeblog saya acak acakan.. 2016 malah gak pernah sekalipun ikut lomba. Menyedihkan bukan?

Selain melangsingkan badan, pokoknya 2017 harus bisa bikin alexa rank melangsing juga ☺

Selamat tahun baru ya teman teman. Semoga 2017 jadi tahun gemilang buat kita semua. Maapkan curhat gaje saya di postingan pertama tahun 2017 ini ya ☺


xo-xo
post signature

Wednesday, December 28, 2016

Menjadi Ecomom dan di apresiasi, Ini yang saya lakukan!


Menjadi ibu yang baik dan selalu berusaha memberi yang terbaik untuk keluarga.

Setelah menjadi ibu, pernah kepikiran gak kalau kita akan di apresiasi oleh anak kita? Terlebih anak kita masih kecil? Sekedar Ia memberikan gambar yang Ia buat sendiri dan bertuliskan “I love you, Mom!”

Bangga, karena Ia bisa mengekspresikan perasaanya melalui gambar yang Ia buat untuk saya.
Bangga, karena Ia sudah mampu mengapresiasi orang lain atau saya sebagai Ibunya.
Bangga, karena Ia punya inisiatif untuk memberikan hadiah kecil di momen hari Ibu ini.
Tapi ini membuat saya berpikir juga, Mengapa si kecil bisa seperti itu di momen hari ibu kemarin. Dan kalau melihat ke belakang, mungkin hal-hal yang saya lakukan juga berdampak pada sikapnya.

Beberapa hal yang saya lakukan dan mungkin berdampak pada sikapnya adalah:

1. Menemaninya bermain ataupun belajar


Hal yang sebenarnya simple banget, menemani Ia bermain ataupun belajar. Tapi inipun sebenarnya butuh usaha. Karena sebagai ibu yang juga menjalankan bisnis, saya harus pintar mengatur waktu. Biasanya saya menemaninya belajar setiap malam dan mengajaknya bermain saat akhir pekan ataupun saat libur tiba.

2. Melatih kreatifitasnya sejak kecil


Melatih kreatifitas disini banyak bentuknya. Biasanya saya menemani Ia menggambar, mewarnai, atau mengajaknya mengkreasikan makanan. Saat hari libur atau akhir pekan tiba, selain bermain bersama, saya biasanya juga menemani si kecil menggambar atau mewarnai. Terbiasa saya temani saat menggambar bukan berarti saat menggambar harus ada saya. Bukti nyatanya ketika Ia memberi saya gambar bertuliskan “I Love you, Mom!” saat momen hari ibu. Kadang saya juga mengajaknya mengkreasikan makanan. Biasanya saya mengajaknya membuat bento, yang nantinya Ia bisa hias sendiri tapi gak jarang juga bikin kreasi makanan lainnya sehabis baca ide-ide menarik di internet. Kalau membuat bento ini sendiri, selain melatih kreatifitasnya, ini juga membuat Ia lahap memakan makanan yang kami buat ☺

3. Memberinya makanan yang sehat dan bergizi


Memberikan makanan yang sehat berarti kita juga harus memperhatikan bahan makanan yang akan kita olah menjadi masakan. Untuk mempermudah, biasanya saya membeli bahan makanan setiap seminggu atau dua minggu sekali, kemudian saya simpan di lemari es. Kalau beberapa Ibu takut menyimpan makanan di lemari es karena dapat menyebabkan kerusakan pada bahan makanan, saya tidak begitu. Saya biasa menyimpan makanan di lemari es milik saya dengan tenang karena memiliki fitur kontrol kelembapan yang dapat menjaga sayuran saya di kondisi terbaik. Ataupun saat menyimpan daging, ayam dan ikan sekalipun, Fitur prime fresh pada lemari es Panasonic saya mampu membekukan sekitar -3°C sehingga yang dibekukan hanya permukaanya saja. Pembekuan makanan dengan cara inilah yang akan menjaga bahan makanan kita dalam kondisi terbaiknya. Dengan memiliki bahan makanan yang baik dan fresh, tentunya saya dapat memberikan makanan yang sehat dan bergizi untuk anak saya ☺

4. Mengajarkannya mencintai lingkungan


Mencintai lingkungan yang saya ajarkan pada si kecil mulai dari hal-hal simple yang biasa kita lakukan. Mulai dari mencintai lingkungan dengan menghemat energi ataupun menghemat air. Untuk menghemat air, biasanya saya ajarkan saat Ia memperhatikan saya mencuci pakaian. Atau terkadang Ia membantu sekaligus bertanya-tanya tentang mencuci kepada saya.Pertanyaan sederhana yang kadang Ia tanyakan, “kenapa air yang saya gunakan terlihat lebih sedikit jika dibanding dengan air yang digunakan tante-nya saat mencuci?” Langsung jawab saja, karena cara mencucinya berbeda. Didukung dengan mesin cuci Panasonic yang memiliki teknologi econavi, saya bisa menghemat air, menghemat waktu dan menghemat energy pastinya. Jadi saat menggunakan cara yang berbeda, hasilnya pun berbeda.

5. Mengajarkannya mengepresiasi orang lain
Sesederhana mengucapkan terimakasih saat diberi bantuan oleh orang lain. Saya belajar bahwa sebenarnya orang lain akan senang jika kita apresiasi. Begitupun saat saya di apresiasi si kecil, saat Ia menulis “I Love You, Mom!” di gambarnya. Ia membuat saya senang dan terharu, saat itu. Yang kemudian saya balas dengan ucapan terimakasih dan peluk untuknya.

Beberapa hal yang saya sebutkan diatas yang saya sudah ajarkan pada si kecil. Saya rasa ini cukup berdampak pada sikap dan kepribadiannya. Saya percaya, hal-hal yang saya (sebagai Ibu) ajarkan akan berdampak besar pada si kecil di masa depannya. Menjadi Ibu yang baik, Menjadi smart mom, Berarti saya menjadi Ecomom. Yang pasti, saya akan terus memberikan yang terbaik untuknya. Bukan terbaik untuk saat ini saja, tapi terbaik untuk masa yang akan datang juga.

Thanks child, you made me as a good mom, you made me an ecomom! 

Bu-ibuuuu, apa yang kalian ajarkan ke anak kalian dan sangat berpengaruh pada sikap serta kepribadiannya sekarang? Coba cari tau dan share di komentar yuk! Terimakasih! ☺


xo-xo
post signature