Wednesday, February 18, 2015

Sedekahku Dibayar Lunas

Ustadz Yusuf Mansyur bilang, Sedekah itu adalah hutang Allah.
Jadi setiap kita bersedekah, itu artinya kita memberi hutang kepada Allah dan Allah akan membayar hutang itu berkali lipat.

Saya percaya banget dengan kekuatan sedekah. Percaya apabila kita mengeluarkan satu, Allah akan membalasnya tujuh ratus kali lipat. Ini bukan hanya sekedar teori, dan saya yakin setiap orang yang bersedekah pasti pernah merasakan keajaiban ini.

***

Sore itu perut saya sakit sekali. Sempat terpikir apakah baby yang ada diperut saya akan lahir?
Perkiraan dokter memang masih satu bulan lagi. Tapi siapa tau Allah berkehendak lain dan baby nya lahir hari ini?

Saat itu bulan Ramadhan. Jam pulang kantor yang biasanya pukul lima, berubah menjadi pukul tiga.
Tapi saya sudah merasa tidak enak sejak jam makan siang. Badan saya lemas dan kepala pusing sekali.
Saya tidak kuat menunggu sampai jam tiga. Akhirnya setelah shalat dzuhur, saya meminta izin untuk pulang lebih awal.

Lokasi kantor yang ada di proyek menyebabkan sulit mendapatkan kendaraan umum. Ada bis jemputan untuk karyawan. Tetapi kalau tidak menggunakan bis, hanya ada satu pilihan mobil angkutan yaitu angkot.

Sekitar pukul dua saya naik angkot jurusan cilegon. Di mobil, sambil merasakan sakit saya terus berpikir sedih.

Sebentar lagi lebaran tapi saya tidak punya uang untuk persiapan lebaran.
Sebentar lagi lebaran tapi saya tidak bisa memberi mama uang lebaran
Sebentar lagi lebaran dan anak saya segera lahir tapi saya belum punya cukup tabungan untuk biaya melahirkan
.

Pikiran pikiran itu lewat dan membuat saya bertambah sakit. Tidak punya uang itu rasanya tidak enak.

***

Sepertiga perjalanan pulang sudah saya lalui. Angkot itu terasa sepi.. saya dan pak supir hanya berdua dan kami duduk saling diam seperti tidak saling mengenal *emang gak kenal juga sih* :D

Tiba tiba ponsel saya berbunyi. Sebuah SMS masuk dari nomor tidak dikenal. Saya buka SMSnya dan lalu terperangah..

Bu lia, tolong cek rekening ya bu. Baru saja saya transfer ke rekening ibu. Anggap saja itu THR dari saya. Terimakasih sudah membantu pekerjaan saya. dari titik titik *censored*

Saya kaget. Kok tiba tiba ada orang yang transfer uang kesaya dan bilang kalau itu sebagai THR saya?
Padahal, saya membantu beliau ya karena memang sudah menjadi tugas saya. Jadi saya sama sekali tidak berpikir bahwa saya akan mendapatkan imbalan diluar gaji seperti ini.

Rasanya saat itu saya ingin bilang ke pak supir angkot. "pak, bisa lebih cepet bawa mobilnya?" *berasa naik taksi*

Saya gak sabar mau ke ATM.

Sampai di cilegon saya langsung berjalan menuju ATM. Sampai hampir lupa kalau saya sedang hamil besar, dan terus berjalan cepat. Saat cek saldo, saya shock! ada uang masuk sebesar EMPAT KALI LIPAT dari gaji bulanan yang biasa saya terima dari kantor.

*speechless*

Saya langsung telepon suami. Kalau suami ada disamping saya, saya pasti minta dicubit seperti di film film itu untuk membuktikan apakah saya sedang bermimpi atau tidak. Sayangnya suami tidak ada. Jadi adegan seperti di televisi itu terpaksa saya lewatkan.

***

"Pap, kok bisa ya si bapak  itu transfer uang sebanyak itu ke mami?"
"Yaa mungkin mami memang sudah banyak membantu dia. Jadi ya ini balasannya. Sebagai ungkapan terimakasih"
"Iya tapi ini banyak banget pap. empat kali lipat dari gaji mami lho"
"Ya rejeki mami memang sebanyak itu berarti. Coba ingat ingat lagi kemarin mami pernah ngapain aja?"

***

Malam itu saya pulang sedikit lebih malam dari biasanya karena harus lembur. Ketika saya turun dari mobil kantor dan menuju suami yang sudah menunggu saya dihalte, saya melihat seorang bapak. Dia duduk sendiri dipojokan dan terlihat murung.

Saya hampiri bapak itu dan bertanya. Bapak sedang menunggu siapa??
Lalu bapak itu menjawab bahwa dia tidak menunggu siapa siapa. Dia duduk disana karena memang dia tidak punya tempat tinggal. Lalu saya tanya lagi.. "Bapak sudah makan?" diapun menggeleng..

Sedih hati saya melihatnya. Kemanakan anak anaknya?
Mengapa setua ini, bapak itu malah berkeliaran dijalan? :(

Saya meminta ijin pada suami untuk membelikan makanan dan diberikan pada bapak itu.
Saya ingat sekali.. saya membelikannya dua nasi bungkus. satu untuk dimakan saat itu, satu bungkus lagi untuk nanti. Mungkin bisa dimakan oleh bapak itu keesokan harinya saat sarapan, pikir saya.
Saya belikan dua botol air mineral lalu saya selipkan sejumlah uang yang tidak seberapa. 

Saat saya serahkan nasi itu, Bapak itu tidak berhenti berterimakasih dan keluar berbagai do'a untuk saya. Dan saya aminkan.. 

Dear Bapak, terimakaksih banyak atas do'a bapak tujuh tahun lalu itu. 
Bapak apa kabar? semoga sehat ya pak. 
Terimakasih.. saya percaya, rejeki saya dibulan ramadhan tujuh tahun lalu adalah karena do'a dari bapak. Sekali lagi, terimakasih pak.. 

Alhamdulillah, Janji Allah itu Pasti. 
Sedekahku, dibayar LUNAS.. :)

                           tulisan ini diikutsertakan dalam fadevmother's 1st Giveaway






38 comments:

  1. Subhanalloooohhh ya mak lia... Ceritanya menginspirasi... Sy juga sealiran untuk masalah sedekah, yakin sedekah itu membeli kesulitan dan sakit kita... Aamiinn *_*

    ReplyDelete
  2. Speechless baca kisahnya. Doa orang yang kelaparan itu luar biasa ya. Sangat menginspirasi :)

    ReplyDelete
  3. Mbak, seneng bacanya :) Jadi terharu biru aku, subhanallah...

    ReplyDelete
  4. wah kerennnnn...., sangat menginspirasi. THR dari Allah memang seperti mukjizat.

    blognya juga kerennnnn...... #naksir :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. betul mbak.. mukjizat :)
      terimakasih sudah mampir yaah..

      Delete
  5. Saat butuh selalu ada jalan melalui rezekitak terduga ya

    ReplyDelete
  6. rezeki datang dari arah yang tidak disangka2 ya mbak..

    ReplyDelete
  7. Allah Maha baik ya mak..Karena Allah memang memberi rezeki dari jalan yang tak disangka2 :)

    ReplyDelete
  8. Mak ceritanya menyentuh sekali, tapi memang amal perbuatan yang ikhlas pastinya akan mendapat balasan yang bahkan berlipat-lipat :) Sukses juga GAnya ^^

    noniq's diary | A blog by Noniq

    ReplyDelete
  9. Terima kasih ya Mak sudah berbagi inspirasi di sini :)

    ReplyDelete
  10. rezeki tak terduga Mak, alhamdulilah :)

    ReplyDelete
  11. Terharu bacanya, semoga bapak itu dimudahkan rizkinya, diberi kesehatan dan dinaikkan derajatnya.

    ReplyDelete
  12. Sedekah memang melancarkan rezeki ya mbak...

    ReplyDelete
  13. Terharu aku bacanya... Saya percaya kok mba kekuatan sedekah, semakin banyak kita memberi dengan ikhlas akan lebih banyak lagi yg kita terima apapun itu bentuknya.

    ReplyDelete
  14. Speechless, pernah juga di posisi kayak mbak Lia, koq ya Alhamdulillah ada temen yang rekomendasiin proyek, feenya cukup untuk itu semua

    ReplyDelete
  15. ajaibnya sedekah ya mba...hitungan manusia tak seanding dengan hitungn Allah SWT

    ReplyDelete
  16. alhamdulillah ya mak... menginspirasi sekali :)

    ReplyDelete
  17. halo..juri berkunjung. Goodluck

    ReplyDelete
  18. Aku sgt tersentuh dgn kisah ini.. Aku percaya keajaiban sedekah.. Asal kita ikhlas berapapun yg kita sedekahkan dan apapun bentuknya insyaAllah akan dibayar lunas oleh Allah.. Aku percaya itu krn akupun pernah mengalaminya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul mbak. Allah tak pernah ingkar janji :)

      Delete

It was glad that you here. Thankyou! :)